Unik, Cristiano Ronaldo Menangkan Supercoppa

Unik,-Cristiano-Ronaldo-Menangkan-Supercoppa

Cristiano Ronaldo Menangkan Supercoppa bersama Juventus  di edisi musim 2018. Tentu saja bagi Ronaldo, ini merupakan gelar supercoppa ke empat yang diraih bersama klub yang berbeda. Juve menjadi juara Supercoppa Italian 2018 usai menang atas AC Milan.

Laga yang berlangsung di stadion King Abdullah, Arab Saudi tersebut pada Kamis dini hari,. Juventus berhasil meraih kemenangan dengan skor tips 1-0. Ronaldo lah yang menjadi aktor utama dalam kemenangan tersebut di menit ke 61 sang mega bintang berhasil mencatatkan namanya di papan skor. Gelar ini sendiri merupakan trofi pertama pemain asal Portugal tersebut untuk Juve sejak gabung di awal musim ini.

Berikut ulasan Cristiano Ronaldo Menangkan Supercoppa dari negara berbeda

Unik,-Cristiano-Ronaldo-Menangkan-Supercoppa-1

Empat Gelar SuperCoppa

Keberhasilan Cristiano Ronaldo menangkan SuperCoppa tentu saja membuatnya semakin melengkapi koleksi gelar juaranya. Ya, CR 7 kini tercatat sudah meraih empat gelar SupperCopa dengan empat klub yang berbeda dan di negara yang berbeda.

Gelar yang pertama diraihnya pada tahun 2002 silam. Kala itu dirinya masih bermain untuk Sporting Lisbon. Saat itu, Sporting menan dengan skor 5-1 atas Leixoes. Ronaldo masuk dalam skuad tetapi sayangnya sang pemain tidak bisa mencicipi laga bergengsi tersebut lantaran sang pelatih enggan memaikannya.

Selanjutnya, Ronaldo memenangkan Community Shield bersama Manchester United pada tahun 2007. Pada laga final, United mengalahkan Chelsea di babak adu penalti. Ronaldo bermain selama 90 menit penuh. Dan sejak itu namanya kian melambung tinggi.

Dua gelar SuperCoppa didapatkan berikutnya saat Ronaldo membela Real Madrid. masing-masing pada tahun 2012 dan juga 2017. Lawan yang dikalahkan Madrid pada dua kesempatan itu adalah Barcelona. Tentu saja dengan hasil itu membuat ketenaranya makin luar biasa di dunia sepakbola setelah Cristiano Ronaldo menangkan SuperCoppa.

Juventus Catat Rekor

Unik,-Cristiano-Ronaldo-Menangkan-Supercoppa-2

Dengan keberhasilan Cristiano Ronaldo menangkan SuperCoppa bersama Juventus di musim ini. Tentu saja semakin menegaskan bahwa Si Nyonya Tua merupakan sebagai klub yang perkasa di Italia. Sebab, mereka menjadi klub terbanyak dengan mengoleksi gelar juara SuperCoppa sepanjang sejarah.

Ditambah satu gelar yang baru saja diraih, Juve kini sudah mendapatka delapan gelar juara. Unggul satu gelar dari AC Milan. Dibawah koleksi gelar juve dan Milan, ada Iner Milan yang sudah meraih lima kali gelar juara SuperCoppa Italiana.

Prediksi Juventus vs AC Milan – 17 Januari 2019

Prediksi-Juventus-vs-AC-Milan---17-Januari-2019

Juventus vs AC Milan. Ya, keduanya akan saling berhadapa di ajang Super Coppa Italiana musim ini. Ini adalah bentrokan antara dua tim pemegang rekor gelar juara Super Coppa terbanyak. King Abdullah Sports City di Jeddah lah yang akan menjadi panggung untuk pertarungan kedua tim pada Kamis dini hari nanti.

Juventus dan AC Milan sama-sama telah menjuarai ajang ini sebanyak tujuh kali. Hal ini akan menjadi pertemuan ketiga Juventus dan Milan di ajang ini. Dua pertemuan sebelumnya selalu berlanjut hingga adu penalti. Juve mengalahkan Milan lewat adu penalti pada edisi 2003 silam di New Jersey. Kemudian Milan membalasnya di Qatar pada tahun 2016 lalu. Dimana dengan adu penalti juga.

Bernardeschi Yakin Juve Menang-Juventus vs AC Milan

Prediksi-Juventus-vs-AC-Milan---17-Januari-2019-2

Sebelum kick off  Juvebtus vs AC Milan para pemain dari kedua tim saling sesumbar bisa memberikan kemenangan dan trofi untuk timnya. Dimana salah satunya seperti salah satu pemain  muda Juventus, Bernardeschi. Ya, pemain ini yakin timnya bisa keluar sebagai juara di musim ini. Kepercayaan tersebut usai mereka terus meraih tren positif dan kini diperkuat mega bintang Cristiano Ronaldo.

“Super Coppa adalah ajang yang sangat penting. Kami berniat tampil baik dan membawa pulang trofi. Kondisi saya bagus, hanya perlu memulihkan sedikit energi. Laga nanti akan sulit. Karena Juventus adalah tim terbaik di Seri A saat ini. Namun dalam satu laga, kami bisa mengalahkan mereka.”Kata Bernardeschi kepada media.

Higuain Siap Beri Trofi Untuk AC Milan-Juventus vs AC Milan

Prediksi-Juventus-vs-AC-Milan---17-Januari-2019-2

Jelang duel panas melawan Juventus pada Kamis dini hari nanti. Pemain lini depan AC Milan, Gonzalo Higuain menyatakan bahwa dirinya siap memberikan kemenangan dan trofi untuk Milan. Hal ini tak lepas usai dirinya di sia-siakan sebelumnya.

Meski begitu pada pertandingan nanti tidak akan mudah untuk Milan. Karena Juve mempunyai skuad yang lebih baik. Ditambah lagi kini mereka tengah berada di papan atas klasemen. Sehingga Juventus vs AC Milan di prediksikan akan dimenangkan oleh Si Nyonya Tua.

Spalleti Puji Penampilan Benevento Dilaga Coppa Italia

Spalleti-Puji-Penampilan-Benevento-Dilaga-Coppa-Italia

Usai timnya menang 6-2 pada ajang Coppa Italia tadi malam. Pelatih Inter Milan Luciano Spaletti puji penampilan Benevento. Pujian yang diberikan kepada klub Seri B tersebut lantaran lawannya itu bermain sangat luar biasa dan benar-benar memberikan perlanwanan yang nyata.

Dengan kemenanan tersebut maka membuat Inter memastikan lolos ke babak 8 besar. Pada laga tersebut Inter memang sejatinya mendominasi penuh pertandingan. Namun Benevento tidak mau menyerah begitu saja, sehingga mereka sempat membobol gawang Nerrazurri sebanyak dua kali. Dengan catatan itulah Spaletti terkesan.

Spaletti puji penampilan Benevento, ini komentarnya seusai laga

Spalleti-Puji-Penampilan-Benevento-Dilaga-Coppa-Italia-1

Semangat Juang Tinggi

Spaletti mengaku kagum dengan mentalitas yang dimiliki Benevento, dimana mereka sama sekali menolak menyerah meski sudah tertinggal dengan skor yang besar. Hal itulah yang membuat Spaletti puji penampilan Benevento di ajang Coppa Italia.

“Ketika kami unggul 4-0 atas mereka, mereka bisa saja menyerah. Dan pada saat itu kamu bersikap seakan-akan pertandingan sudah selesai. Namun mereka Benevento terus mencoba untuk kompetitif. Mereka berhasil mencetak gol ke gawang kami dan mereka terus berjuang untuk merebut bola dari kaki pemain kami.”Kata Spaletti kepada media.

Respon Cepat

Spalleti-Puji-Penampilan-Benevento-Dilaga-Coppa-Italia-2

Selai itu, Spaletti puji penampilan Benevento. Dirinya juga memuji permainan anak asuhnya. Dimana tidak membiarkan sang lawan berkembang. Dia menyebut timnya berhasil meredam sang lawan dengan respo cepat yang merek berikan di atas lapangan.

“Meski mereka melawan, kami juga memberikan perlawanan kepada mereka dan kami berhasil mengembalikan keunggulan kami. Ini adalah pertandingan yang bagus, laga yang sulit malahan dan Benevento pantas mendapatkan kredit untuk itu.”Kata Luciano Spaletti kepada media setempat.

Lawan Berikutnya

Inter Milan sendiri akan menghadapi Lazio di babak delapan besar Coppa Italia musim. Dimana pertandingan ini akan digelar di akhir Januari . Usai Spaletti puji epenampilan Benevento. Dirinya berharap agar timnya mampu mencapai final dan memenangkannya di musim ini. Hal tersebut dinilai nantinya dapat memotivasi permainan tim untuk menyambt musim berikutnya. Yang mana di anggap lebih ketat dan benar-benar menarik.

AC Milan Bidik Fellaini Di Bursa Transfer

AC-Milan-Bidik-Fellaini-Di-Bursa-Transfer

Klub Seri A, AC Milan memiliki target transfer baru untuk lini tengah mereka. Klub berjuluk Rossonerri itu dikabarkan tertarik untuk mendatangkan amunisi baru dan AC Milan bidik Fellaini dari Manchester United. Sudah menjadi rahasia umum jika Milan tengah berburu gelandang baru.

Pelatih mereka, Gennaro Gattuso dikabarkan tidak bahagia dengan performa lini tengah Milan yang dia nilai kurang bertenaga. Milan sendiri sempat dikabarkan sempat mencoba memboyong Cesc Fabregas dan Adrien Rabiot. Namun hal tersebut gagal. Nah dibawah ini merupakan manuver AC Milan untuk membawa Fellaini.

AC Milan bidik Fellaini, ini manuvernya

AC-Milan-Bidik-Fellaini-Di-Bursa-Transfer-1

TidakTerpakai

Keputusan AC Milan bidik Fellaini di bursa transfer. Pasalnya sang pemain sudah tidak terpakai lagi alias bukan menjadi pilihan utama lagi dalam skuad United.  Hal itulah yang membuat mereka sangat bersemangat ingin membawanya dalam waktu dekat ini.

Fellaini yang menjadi salah satu andalan Jose Mourinho harus menghadapi kenyataan pahit. Pasalnya dia belum sekalipun menjadi starter sejak Ole Gunnar Solskjaer menjabat sebagai pelatih kepala Setan Merah. Minimnya jam terbang yang diraih jelas akan coba dimanfaatkan oleh Milan untuk mendatangkannya ke San Siro.

Tidak Sendirian

Namun rencana AC Milan bidik Fellain dipastikan tidak akan berjalan mulus. Pasalnya ada sejumlah klub yang tertarik untuk merekrut pemain timnas  Belgia tersebut. Sejauh ini ada dua nama yang disebut naksir dengan sang gelandang. Mereka adalah FC Porto dan klub asal Tiongkok Guanzhou Evergrande.

Namun terakhir kabarnya siap memberikan tawaran gaji yang besar kepada Fellaini jika dia pindah ke Tiongkok. Sehingga Milan harus bekerja keras untuk mengamankan sang gelandang. Karena tentu saja dua klub tersebut aan terus berusaha untuk memboyongnya dengan harga yang fantastis.

Kontrak Habis

Fellaini sendiri kontraknya akan habis di Old Trafford pada musim panas tahun 2020 mendatang. Namun hingga kini belum ada tanda-tanda pihak klub untuk memperpanjang masakerjanya di kota Manchester Merah. Hal ini tentunya menjadi peluang emas bagi AC Milan apabila mampu meyakinkan sang pemain. AC Milan bidik Fellaini, demikian manuver yang dilakukan.

Cristiano Ronaldo Cetak Gol, Donnarumma Malu

Cristiano-Ronaldo-Cetak-Gol,-Donnarumma-Malu-1

Laga antara AC Milan menghadapi Juventus pada akhir pekan kemarin merupakan kesempatan besar bagi Donnaruma. Pasalnya dirinya berjumpa dengan mega bintang Ronaldo. Namun dirinya salah tingkah lantaran Cristiano Ronaldo cetak gol ke gawangnya.

Sang kiper hanya bisa terdiam lantaran pemain yang diboyong Si Nonya Tua dari Real Madrid tersebut mencetak gol pada menit ke 81. Gol tersebut, ditambah gol Mario Mandzukic pada awal laga, mengunci kemenangan Juventus atas Rosoneri dengan skor meyakinkan 2-0.

Selain dua gol dari sang mega binta dan Mandzukic, laga tersebut juga diwarnai drama kartu merah penyerang AC Milan, Gonzalo Higauin. Hal itu solah menggambarkan rasa frustasinya lantaran gagal mencetak gol dari titik putih di babak pertama.

Cristiano Ronaldo cetak gol, Donnarumma berikan kesannya

Cristiano-Ronaldo-Cetak-Gol,-Donnarumma-Malu-1

Bagi seorang penjaga gawang, kebobolan tentu saja merupakan hal yang tidak menyenangkan. Apalagi Cristiano Ronaldo cetak gol. Tetapi perasaan kecewa Donnaruma kecewa bisa dilupakan begitu saha karena dirinya berkesempatan untuk berhadapan dengan Ronaldo.

“Sangat menyenangkan bisa bertemu dengan pemain kelas dunia seperti Ronaldo,”Kata Gianluigi Donnaruma kepada media.

“Pasalnya saya selalu menghadapinya dalam pertandingan di Playstation dan kali ini sesungguhnya saya bisa berjumpanya langsung di sebuah laga bergengsi.

“Saya tidak berbicara dengannya usai pertandingan kemarin, karena saya merasa sangat malu.”

Cristiano Ronaldo cetak gol ke gawang AC Milan merupakan gol ke 8 di Seri A.

Ketika sang mega bintang di datangkan Juventus pada awal musim, banyak kalangan yakin dirinya bisa bersinar dan mampu membawa Juve meraih gelar bergensi seperti Liga Champions pada musim ini. Namun penampilanya di awal justru mendapatkan krtikan tajam.

Krtikan yang mengara kepada punggawa tim nasional Portugal tersebut. Pasalnya dirinya belum juga dapat mencetak gol dan hal ini membuatnya sempat diragukan bisa memberikan dampak yang lebuh untuk klub asal kota Turin tersebut.

Namun usai Cristiano Ronaldo cetak gol pertamanya ke gawang Sassoulo mendapatkan pujian yang luar biasa dan ketika itu keran golnya terus bertambah hingga ke giornata ke 12. Bahkan dirinya disebut-sebut bisa sebagai top skor.

AS Roma Incar Ashley Young, United Pusing

Salah satu kontestan Seri A, AS Roma dikabarkan tengah membidik beberapa pemain di bursa transfer. Dari daftar belanja, AS Roma incar Ashley Young yang kini bermain untuk Manchester United. Hal ini jelas akan merugikan seta merah lantaran sang pemain salah satu yang terbaik.

Young saat ini memasuki akhir duruasi kontraknya dengan Manchester United. Kontrak pemain berusia 33 tahun itu akan berakhir pada Juni 2019 yang akan datang. Tapi, ada opsi bagi kedua kubu untuk menekan kontrak baru. Namun hal ini jika pihak klub sanggupi permintaan sang pemain.

Kabar yang beredar, United ingin memperpanjang kontrak Ashley Young degan durasi tambahan selama satu musim ke depan. Namun, sejauh ni kedua belah pihak masih belum necapai kata sepakata. Belun ada dokumen kontrak yang diteken.

Dimana situasi tersebut jelas akan coba dimanfaatkan oleh petinggi klub Roma agar bisa mendapatkan ajasa Young. Dengan kontrak yang tersisa tidak sampai satu musim, maka Roma diyakini bisa membeli eks punggawa tim nasional Inggris tersebu pada Janauri dengan harga yang terjangkau.

AS Roma Incar Ashley Young namun akan terkandala. Berikut kendalanya.

Butuh Tenaga Young

Dikutip dari The Sun, Roma  sangat ingin membeli Ashley Young bulan Januari yang akan datang. Sebabnya,  AS Roma incar Ashley Young lantaran butuh pemain dengan karakter seperti mantan pemain Aston Villa dan Watford tersebut.

Young sendiri mempunyai kemampuan bermain di banyak posisi. Belakang Jose Mourinho ering memainkan Young di pisisi bek kiri. Tapi pemain berusia 33 tahun tersebut sejatinya mengawali karir dengan posisi winger. Young juga bisa bermain d bek kanan.

Selain punya kemampua bermain di banyak posisi. Young juga pemain dengan pengalaman yang melimpah. Sosok seperti ini dibutuhkan oleh Roma yang musim ini dihuni banyak pemain muda. Roma butuh pengalaman dan kemampuan Young di lapangan hijau.

United Ingin Young Bertahan

Manchester United sendiri dikabarkan tidak sama sekali mempunyai niatan untuk melepasnya. Bahkan setan merah juga dilaporkan telah menyodorkan perpanjangan kontrak pada pemain pemain yang membela Inggris di Piala Dunia 2018 tersebut.

Meskipun tidak selalu bermain secara reguler, Young masih sangat penting bagi United. Dimana da bisa di andalkan dalam situasi genting dengan kemampuan bermain di banyak posisi. Selain itu, dirinya juga salah satu kapten United musim ini. Namun jika tidak mendapatkan kepercayaan maka AS Roma incar Ashley Young akan lebih mudah memboyongnya.

Prestasi Young di sepakbola

AS Roma incar Ashley Young juga ada sebab lainnya dimana selain mempunyai pengalaman yang luar biasa dirinya juga mempunyai  segudang prestasi di dunia sepakbola. Dimana dirinya tercatat sudah membantu Watfor promosi di tahuna 2006 silam.

Kemudian dirinya kala itu memutuskan menerima tawaran Aston Villa ditahun 2007 dan selama lima musim berada di Villa Park dirinya tidak memberikan gelar satu pun. Namun kala itu penampilannya benar-benar ciamik. Dimana membuat klub seperti United langsung memboyongnya.

Benar saja pada tahun 2011 dirinya langsung merapat ke Old Trafford dan selama delapan musim berada di kota Manchester Merah. Sang pemain sudah mempersembahkan gelar juara Liga Inggris sebanyak 2 kali, FA Cup 1 kali, EFL Cup 1 kali, Community Shield 1 kali dan Liga Europa 1 kali.

Selain itu dirinya juga mendapatkan berbagai penghargaan seperti pemain muda terbaik saat membela Watford, pemain termuda terbaik pada tahun 2008 dan pemain terbaik  di bulan April dan September 2018.

Patrick Cutrone Bersinar Di Italia

Patrick-Cutrone-Bersinar-Di-Italia

Nama Patrick Cutrone menjadi salah salah satu pemain muda yang memberikan kejutan. Bagaimana tidak, lantaran dirinya mampu menjadi solusi dibalik tumpulnya para penyerang handal AC Milan di beberapa pertandingan penting.

Kehebatan Cutrone adalah sebuah fenomena yang menginringi perjalanan Milan di musim ini. Tak ada yang menduga striker berusia 20 tahun itu akan menjadi pemain yang paling berkontribusi besar di balik kebangkitan tim. Kehebatannya juga membuat lini dpan AC Milan memiliki senjata andalan.

Padahal, pemain yang paling diharapkan untuk konsisten mencetak dua gol ada dua pilar anyara yakni Nikola Kalinic dan Andre Silva. Sialnya, penampilan mereka sangat mengecewakan baik untuk klub dan para fans yang begitu setia.

Tercatat di usim ini Patrick Cutrone mampu mengolekis 14 gol dan empat assist dari 34 laga. Dirinya pun memoliki andil dibalik sukses Rossonerri tak terkalahkan dalam 13 laga terakhir. Bahkan, Milan juga melaju ke babak 16 besar Liga Europa dan final Coppa Italia.

Namun, Patrick Cutrone bukanlah menjadi satu-satunya pemain muda  seri A yang tengah bersinar. Setidaknya, ada tiga pemain muda lain. Berikut Daftarnya.

Milan Skriniar

Patrick-Cutrone-Bersinar-Di-Italia-1

Tak akan ada yang membantah jika menyebut Skriniar sebagai salah satu transfer tersukses yang dilakukan Inter Milan dalam beberapa tahun terakhir. Dirinya dipinang dari Sampdoria pada bursa transfer musim panas 2017 dengan biaya 23 juta euro.

Usianya sendiri masih sangat muda, tetapi dia mendapatkan kepercayaan penuh dari pelatih Luciano Spaletti mengawal jantung pertahanan Nerazzuri. Uniknya, dirinya tak pernah absen dalam semua laga Inter di Seri A dan selalu tampil sebagai starter.

Di tengah keterpurukan Inter Milan pun masih dianggap tampil gemilang. Tak heran jika pemain berusia 23 tahun itu mengundang banyak ketertarika seperti dengan Patrick Cutrone. Dimana salah satu klub top yang tengah mengincarnya yakni Barcelona.

Seperti diketahui sebelumnya Manchester City sempat dilaporkan mencoba ntuk mendatangkannya pada bursa transfer Januari 2-18. Tawarn yang mereka layangkan adalah sebesar 65 juta euro. Dimana hal ini jelas dirinya sangat dibutuhkan klub lain.

Amadou Diawara

Patrick-Cutrone-Bersinar-Di-Italia-2

Sulit untuk percaya bahwa Napoli bisa ungguli Juventus di klasemen Seri A hingga pekan ke 26. Partinopei unggul empat poin atas Juventus yang punya sisa satu pertandingan lebih banyak. Rapor positif Napoli juga tak lepas dari peran gelandang muda yang mereka miliki Amadou Diawara.

Bagi gelandang berusia 20 tahun itu, ini adalah musim keduanya bersama Napoli dan dia di datangkan dari Bologna pada musim 2016 dengan biaya yan tak diketahui. Musim lalu, saat masih berusia 19 tahun dia sudah tampil dalam 28 pertandingan di semua kompetisi

Pada musim ini dirinya tercatat sudah tampil sebanyak 24 laga. Diawaran juga sudah menyumbang satu go dan satu assist. Sehingga dengan catatan yang apik itulah dirinya setara dengan Patrick Cutrone yang tampil impresif.

Lucas Torreira

Patrick-Cutrone-Bersinar-Di-Italia-3

Sampdoria pada musim 2017-2018 merupakan pesaing utama Milan dalam perubutan zona Liga Eropa di klasemen Seri A. Hingga pekan ke 26 Sampdoria menempati urutan keenam dengan keunggulan selesih gol atas Rossoneri. Di balik kehebatan mereka ternyata ada sosok, Lucas Torreira.

Ya, dirinya merupakan pemain muda yang cukup menarik perhatian bagi para pecinta sepakbola. Dia tercatat kini berusia 22 tahun. Namun kehebatan Torreira sendiri memang bukan sebuah kejeutan. Pasalnya dirinya sudah menunjukan kemampuannya sejak masih di Pescara.

Dirinya di boyong dari Pescara pada musim panas 2016 dan musim lalu dirinya tampil 36 laga dan sumbangkan tiga assist. Musim ini tampil 28 laga serta mencetak empat gol. Namun di musim ini sang pemain memutuskan bergabung ke Arsenal. Dimana kualitasnya sama seperti Patrick Cutrone.

Karir Gonzalo Higuain Di Italia

Karir-Gonzalo-Higuain-Di-Italia

Bagi pecinta sepakbola pasti sudah tidak asing lagi dengan Higuain. Namanya kala itu dikenal kala dirinya memperkuat Real Madrid, total pemain asal Argentina itu mengemas 107 gol dan kini karir Gonzalo Higuain bisa dibilang belum habis kendati usianya berusia 30 tahun.

Tercatat kini dirinya telah membela AC Milan usai jasanya tidak tidak pakai lagai sejak hadirnya Cristiano Ronaldo ke Juve. Namun dirinya menegaskan kepada kalangan bahwa dirinya belum habis dan musim ini siap memberikan kejutan.

Berikut ini karir Gonzalo Higuain di Seri A

Napoli

Karir-Gonzalo-Higuain-Di-Italia-1

Higuain direkrut Napoli untuk menggantikan Edinson Cavani yang dilepas ke Paris Saint Germain. Pada musim pertamanya di Italia, Higuain mencetak 17 gol Seri A sekaligus menjuarai Coppa Italia 2013/2014. Dia lalu mencetak dua gol plus satu saat adu penalti ketika Napoli mengalahkan Juventus di Piala Super Italia 2014.

Karir Gonzalo Higuain dua musim pertama di Italia ditandainya dengan total 35 gol, 17 gol pada 2013/2014 dan 18 gol pada 2014/2015. Higuain menutup musim ketiganya di Seri A dengan hatrick ke gawang Frosinone di pekan terakhir musim 2015/2016. Dimana membuatnya menjadi top skor sekaligus memecahkan rekor jumlah gol dalam semusim Seri A. Sebelumnya rekor itu dipegang oleh Gunnar Nordahl sebanyak 35 gol selama 66 tahun.

Selama tiga musim di Napoli. Higuain punya rata-rata 30 gol per musim di seluruh kompetisi yakni sebanyak 91 gol dalam 146 pertandingan. Di Napoli, Higuain juga berhasil mencetak banyak gol di kompetisi Liga Eropa. Dimana jumlah itu menyamai torehan gol Marej Hamsik dan cuma Edinson Cavani sebanyak 19 gol yang mencetak lebih banyak gol untuk Napoli di kompetisi Eropa.

Juventus

Gonzalo-Higuain-Di-Italia-2

Usai bermain bagus bersama Napoli dengan torehan yang begitu luar biasa. Pemain yang pernah merumput bersama River Plate itu langsung menerima tawaran dari raksasa Seri A lainya, Juventus dengan nilai transfer senailai 90 juta euro. Dimana membuatnya paling mahal dalam sejarah Italia. Karir Gonzalo Higuain selama bersama Nyonya Tua benar-benar sangat bagus.

Dimana sang pemain menandai debutnya dengan mencetak gol dalam kemenangan 2-1 kontra Fiorentina. Bahkan dirinya menyamai rentetan gol terbaiknya setalah rutin bikin gol alam enam pertandingan beruntun di Seri A dari 11 Desember 2016 sampai 29 Januari 2017.Dalam dua musim bersama La Vecchia Signora, Higuain mencetak 40 gol dalam 73 partai Seri A.

Selama berada di kota turin karir Gonzalo Higuain benar-benar luar biasa. Dimana dirinya telah membantu Bianconerri meraih gelar ganda, Scudetto dan Coppa Italia. Pada kedua musimnya bersama Juve tersebut dirinya juga ikuti tampil di final Liga Champions 2017  saat Juve tnduk dari Real Madrid di Cardiff.  Namun dengan hadirnya Cristiano Ronaldo maka dirinya harus rela pergi dari Juve.

AC Milan

Gonzalo-Higuain-Di-Italia-3

Musim panas ini dirinya di boyong Rossoneri sebagai pemain pinjaman dari Juventus dengan durasi satu musim. Milan harus membayar 18 juta euro ke Juventus untuk musim 2018/2019. Milan juga punya opsi membeli Higuain secara permanen dengan harga sebesar 36 juta euro.

Karir Gonzalo Higuain pada musim ini benar-benar sangat baik. Dimana  dirinya sudah tampil sebanyak 10 kali dan mencetak lima gol. Namun sayangnya sang pemain  pada pertandingan kontra Juventus di tahun 2018 ini membuat ulah. Ya, dirinya pada laga tersebut langsung di ganjar kartu merah.

Meski begitu baru-baru ini Higuain meminta maaf kepada kalangan. Dimana dirinya merasa saat itu tengah terbawa emosi dan dalam konferensi persnya dirinya menyebut bukanlah seorant robot yang bisa menahan emosi khususnya pada laga anas melawan Juve, yang mana mantan klubnya.

 

Prediksi Liga Italia Matchday 12

Memasuki giornata ke 12 Seri A Liga Italia dipastikan persaingan di papan atas klasemen akan semakin ketat. Dan sejumlah tim-tim besar bakal dipastikan  ingin memenangkan laga, dimana Sbobet Asia bertujuan agar di akhir musim nanti bisa keluar sebagai juara. Jika melihat klasemen saat ini, Juventus memang hingga kini masih sebagai penguasa dengan raihan 31 poin dan apabila mereka kembali meraih hasil positif di akhir pekan nanti. Berikut Prediksi Liga Italia matchday ke 12 selengkapnya :

Genoa vs Napoli- Prediksi Liga Italia

Prediksi Liga Italia Matchday 12

Di pekan ke 12 ini Genoa akan menjalani laga super berat, lantaran harus menjamu Napoli di Stadio Comunale Luigi Ferraris dalam lanjutan Seri A Liga Italia. Genoa sendiri tengah dalam performa yang buruk usai dilaga terakhir kalah saat melawan Intermilan dengan skor 0-5. Bahkan hal itu di perparah usai mereka juga menelan lima kekalahan beruntun dalam lima pertandingan terakhirnya.

Sedangkan kubu Napoli sendiri saat menjalani partai tandang dipastikan pada laga nanti di unggulkan bisa meraup poin penuh untuk mengamankan posisi tiga besar.  Pasalnya dari segi materi pemain dan kondisi tim jelas di unggulkan. Jika Napoli menang. maka jelas dapat menggeser posisi Inter yang kini bertengger di peringkat kedua.

Atalanta vs Inter Milan- Prediksi Liga Italia

Prediksi Liga Italia Matchday 12

Tuan rumah Atalanta jelang menjamu Inter Milan di pekan ke 12 Liga Italia bisa sangat siap lantaran di pekan sebelumnya mereka berhasil meraih kemenangan 1-2 dikandang Bologna. Dilaga nanti semangat bertanding pemain pun akan semakin bertambah lantaran mereka akan bermain di depan pendukungnya sendiri.

Sementara Inter juga mempunyai modal yang bagus,. Usai di laga sebelumnya sukses melumat tamunya Genoa dengan skor meyakinkan 5-0 di depan publiknya sendiri. Di tambah lagi baru-baru ini mereka sukses menahan imbang 1-1 Barcelona di Liga Champions. Dengan begitu pertandingan nanti jelas Inter di unggulkan segalanya meraih tiga poin.

Roma vs Sampdoria-  Prediksi Liga Italia

Prediksi Liga Italia Matchday 12

Jelang menghadapi Sampdoria di giornata ke 12 Liga Italia akhir pekan nanti tuan rumah AS Roma bisa dibilang tidak siap. Hal ini karena dalam dua laga terakhir di liga domestik hanya mampu bermain imbang di laga tandang. Aka tetapi Eden Dezko dan kolega bisa saja meraih kemenangan dilaga nanti, usai  meraih kemenangan 1-2 kontra CSKA Moskow di Liga Champions.

Kubu sang tamu sendiri jelang bertolak ke Stadio Olimpico Roma tengah dalam kondisi yang sedang hancur berantakan. Pasalnya di dua laga terakhir mereka gagal memetik poin. Alhasil posisi tim harus terlempar dari 10 besar dan di prediksikan Roma akan menang mudah kala bermain di depan publiknya sendiri.

Sassoulo vs Lazio- Prediksi Liga Italia

Prediksi Liga Italia Matchday 12

Tuan rumah Sassoulo jelang menghadapi Lazio di pekan ke 12 Liga Italia. Pertandingan akan berlangsung di MAPEI Stadium sangat percaya diri menjamu klub berjuluk Biancocelesti.Hal ini lantaran mereka dalam tiga laga terakhir tidak terkalahkan baik di laga kandang dan juga tandang.

Lazio sendiri pun jelang laga nanti  juga mempunyai modal yang bagus, usai di pekan sebelumnya Ciro Immobile dan kolega berhasil meraih kemenangan meyakinkan 4-1 saat melawan SPAL. Kendati Lazio di unggulkan, namun tuan rumah bisa saja memenangkan laga nanti.

AC Milan vs Juventus- Prediksi Liga Italia

Prediksi Liga Italia Matchday 12

Giornata ke 12 Seri A Liga Italia jelas sangat di tunggu-tunggu oleh pecinta sepakbola. Pasalnya akan menyajikan partai big match, dimana AC Milan akan menghadapi Juventus. Milan sendiri jelang laga sangat percaya diri bisa mengalahkan tamunya tersebut lantaran dalam tiga laga terakhir di liga domestik tidak menelan kekalahan.

Sedangkan Juve kala bertandang ke Stadio Giuseppe Meazza kondisinya sedikit terganggu. Lantaran di Liga Champions  Si Nyonya Tua baru saja menelan kekalahan menyakitkan 2-1 saat melawan Manchester United. Sehingga laga nanti jelas akan berjalan ketat sejak menit awal. Akan tetapi hasil pertandingan bisa saja berakhir imbang.

Tebak Skor Pertandingan Liga Italia di 389 Sports

Menantikan pertandingan big match rasanya kurang lengkap jika tanpa memasang taruhan. Apalagi jika tim yang bertanding merupakan tim idola kita masing-masing. Bagi kalian yang ingin memasang taruhan bola online, kalian bisa melakukannya melalui agen sbobet 389 sports.

Tidak perlu bingung mencari tahu bagaimana cara daftar sbobet 2019. Langsung saja masuk ke situs 389 sports dan masuk ke menu untuk mendaftar atau registrasi. Ikuti langkah-langkah berikutnya dan kalau masih kurang jelas, ada customer service yang siap membantu setiap saat.