Gratisan, 3 Pemain Sukses Bersama Juventus

Gratisan,-3-Pemain-Sukses-Bersama-Juventus--2

Juventus merupakan klub yang sangat sukses di Italia. Karenanya klub asal kota Turin ini selalu bisa menarik pemain berkualitas. Meski sudah memiliki sejumlah pemain berkualitas, namun mereka kerap datangkan pemain baru di bursa transfer dengan status gratis. Nah dibawah ini merupakan pemain sukses bersama Juventus dengan gratisan.

Berikut ulasan pemain sukses bersama Juventus

Fabio Cannavaro

Gratisan,-3-Pemain-Sukses-Bersama-Juventus-1

Pemain sukses bersama Juventus yang gratisan pertama adalah Fabio Cannavaro. Dirinya bukanlah sosok asing bagu Juve. Pria asal Italia itu sempat memperkuat tim di tahun 2004 hingga 2006. Namun, paska antarkan Gli Azzurri memenangkan Piala Dunia 2006, dia memutuskan hengkang ke Real Madrid.

Tiga musim di Bernabeu, Cannavaro akhirnya pulang ke Turin pada tahun 2009 dengan status free transfer karena kontraknya tak lagi diperpanjang Los Blancos. Periode keduanya bersama Bianconerri memang berjalan dengan baik. Namun sayang dia gagal mempersembahkan trofi. Kini di usianya yang sudah mencapai 45 tahun, Fabio Cannavaro sudah memutuskan untuk gantung sepatu dan tengah menjadi pelatih klub Tiongkok, Guanzhou Evergrande.

Andrea Barzagli

Gratisan,-3-Pemain-Sukses-Bersama-Juventus--2

Andrea Barzagli adalah pemain sukses bersama Juventus yang kedua. Dirinya memutuskan bergabung ke Turin pada tahun 2011 silam. Kontraknya tidak diperpanjang Wolfsburg. Hal ini langsung membuat sang pemain memutuskan untuk kembali ke tanah kelahirannya dan memperkuat Si Nyonya Tua.

Kini di tahun ke delapannya, Barzagli masih setia memperkuat Bianconeri dan menjadi salah satu bek tengah terbaik yang di miliki klub. Tercatat dia sudah bermain dalam 278 pertandingan dengan koleksi dua gol dan enam assist. Prestasinya pun tak perlu ditanyakan. Dimana sang pemain sudah mempersembahkan trofi Liga Italia sebanyak tujuh kali.

Sami Khedira

Gratisan,-3-Pemain-Sukses-Bersama-Juventus--3

Sulit bersaing di skuad utama Real Madrid memaksa Sami Khedira meninggalkan Santiago Bernabeu dan hengkang ke Juventus di tahun 2015. Keputusan klub untuk mendatangkannya karena tepat. Pasalnya saat itu juga mereka kehilangan Arturo Vidal.

Kini Khedira tengah menjalani musim keempatnya dan masih menjadi sosok penting d lini tengah serta hampir selalu menjadi pilihan utama Massimo Allegri. Dirinya sudah mempersembahkan tiga trofi Italia dan Coppa Italia. Terakhir Sami baru saja mengantarkan timnya menjuarai SuperCoppa Italiana.

Serius, Juventus Minati N’Golo Kante

Serius,-Juventus-Minati-N'Golo-Kante-2

Pimpinan klasemen Serie A, Juventus Minati N’Golo Kante. The Blues disebut siap membajak gelandang Chelsea tersebut begitu bursa transfer musim panas dibuka. Dalam tiga tahun terakhir, Kante kerap dijuluki sebagai salah satu gelandang terbaik di dunia.

Dimana dia berhasil menunjukan kepiawaiannya di posisi tersebut bersama Leicester City, Chelsea dan juga timnas Perancis. Sehingga ia kerap disamakan dengan legenda Les Bleus, Claude Makalele. Namun, musim ini Kante dikabarkan mulai merasa frustasi di Stamford Bridge.

Frustasinya sang oemain menyusul keputusan Maurizio Sarri untuk menggesernya menjadi gelandang box to box untuk mengakomodir Jorginho di posisi gelandang bertahan. Juventus menyadari situasi tersebut. Mereka dikabarkan akan mencoba membajak Kante dari Chelsea begitu bursa tranfer dibuka.

Berikut ulasan Juventus minati N’Golo Kante

Serius,-Juventus-Minati-N'Golo-Kante-1

Butuh tambahan

Menurut laporan tersebut, alasan mengapa Juventus minati N’Golo Kante. Karena mereka merasa kekurangan amunisi di posisi gelandang bertahan. Sejauh ini, Juve sejatinya memiliki dua gelandang bertahan top. Mereka memiliki Sami Khedira dan juga Emre Can yang baru mereka datangkan musim lalu dari Liverpool.

Namun sejauh ini penampilan Khedira masih diluar harapan manajamen. Sementara performa Emre Can juga masih belum stabil. Untuk itu, mereka merasa masih membutuhkan gelandang bertahan baru. Dan nama Kante dinilai punya segala atribut yang tepat untuk posisi tersebut.

Tidak mudah

Menurut laporan yang sama, Juventus dipastikan tidak akan muda menggaet Kante. Karena The Blues tidak berminat untuk menjual sang pemain. Kante sendiri baru saja menandatangani kontrak baru di akhir 2018 kemarin. Alhasil Chelsea punya kekuatan yang besar untuk mempertahankan sang pemain dari kejaran Juventus.

Juventus minati N’Golo Kante dan mereka harus mengeluarkan uang dalam jumlah yang besar untuk mendapatkan Kante. Chelsea kabarnya akan mematok harga di atas 100 juta pounds untuk pemain timnas Perancis tersebut. Selain itu, Si Nyonya Tua bukan satu-satunya peminat N’Golo. Mereka harus bersaing dengan PSG dan Real Madrid untuk tanda tangan sang gelandang. Demikian ulasan sang pemain terbaik bersama Leicester itu.

Juventus Incar Christian Eriksen Di Bursa Tranfser

Juventus-Incar-Christian-Eriksen-Di-Bursa-Tranfser--1

Klub Serie A, Juventus incar Chrstian Eriksen. Si Nyonya Tua dikabarkan ingin mencoba memboyong pemain yang kini membela Tottenham Hotspur tersebut di bursa transfer yang akan datang. Juve sendiri memang tengah mencari seorang playmaker di beberapa bursa transfer beberapa musim terakhir ini.

Dimana mereka ingin mendatangkannya agar meringkan beban Miralem Pjanic yang mana merupakan satu-satunya playmaker di skuad Juventus saat ini. Salah satu nama yang dirumorkan akan bidik oleh Juve adalah Eriksen. Andalan Spurs itu sudah bermain dengan sangat baik di skuad utama timnya sejak tahun 2013 silam.

Media setmpat melaporkan Juventus akan fokus untuk mengejar Eriksen di musim panas nanti. Sang playmaker bahkan akan diplot sebagai buruan utama mereka saat bursa transfer musim panas mendatang.

Berikut ulasan Juventus incar Christian Eriksen

Pesaing mundur

Juventus-Incar-Christian-Eriksen-Di-Bursa-Tranfser--2

Alasan Juventus incar Christian Eriksen adalah karena pesaing utama mereka, Real Madrid sudah memutuskan untuk mundur dari perburuan sang playmaker. El Real sebelumnya sudah digadang-gadang menjadi klub destinasi Eriksen berikutnya. Pasalnya pelatih mereka sebelumnya, Santiago Solari sangat menyukai gaya bermain Eriksen.

Namun setelah Solari dipecat, El Real tidak tertarik merekrut Eriksen. Karena pelatih mereka saat ini, Zinedine Zidane lebih suka gunakan peman sekaliber isco sehingga ia merasa tidak perlu membeli lagi playmaker baru. Jadi dengan kata lain mereka tidak akan membeli sang pemain.

Kontrak habis

Juventus-Incar-Christian-Eriksen-Di-Bursa-Tranfser--3

Salah satu pertimbangn Juventus untuk mengejar tanda tangan Eriksen karena kontrak sang pemain yang sudah hampir habis. Eriksen terikat kontrak di London Utara hingga tahun 2020. Sejauh ini manajemen Spurs mencoba untuk memperpanjang kontrak sang pemain namun hasilnya selalu gagal.

Dengan kondisi tersebut, Juventus yakin bisa mendapatkan Eriksen dengan harga yang lebih terjangkau setelah sebelumnya Spurs akan mematok harga sekitar 200 juta pounds untuk mahar transfer Eriksen. Demikian ulasan Juventus incar Christian Eriksen. Akan tetapi untuk membawanya tentu tidak akan mudah, karena Tottenham pastinya akan berusaha untuk mempertahankannya dengan memberikan harga gaji dua kali lipat.

Szczesny Akui Ramsey Tepat Untuk Juventus

Szczesny-Akui-Ramsey-Tepat-Untuk-Juventus--1

Kiper Wojciech Szczesny menyatakan bahwa Ramsey tepat untuk Juventus. Penjaga gawang utama Juve itupun menjamin bahwa Aaron Ramsey bakalan menjadi tambahan kekuatan yang sempurna untuk Bianconeri. Khususnya dalam beberapa musim ke depan.

Seperti diketahi, Juventus hampir dipastikan telah mendapatkan jasa Aaron Ramsey. Kedua belah pihak telah menemukan kesepakatan dan sang pemain pun akan menyebrang ke Turin begitu kontraknya dengan Arsenal berakhir di bulan Juli mendatang.

Sang juara bertahan Serie A tersebut mendapatkan banjir pujian setelah sukses mengunci Ramsey. Di sisi lain, The Gunners justru mendapatkan kritikan karena dinilai telah kehilangan salah satu pemain bagus tanpa mendapatkan sepeser pun dari kepindahannya.

Berikut ulasan Ramsey tepat untuk Juventus

Szczesny-Akui-Ramsey-Tepat-Untuk-Juventus--2

Cocok untuk Juventus

Pernah bermain bersama cukup lama di Arsenal membuat Sczesny paham betul dengan kualitas milik gelandang asal Wales itu. Makanya, ia menjamin bahwa Ramsey akan menjadi tambahan kekuatan yang apik untuk Juventus.

“Dia tidak pernah menggap sepakbola sebagai permainan taktikal. Ramsey adalah orang yang akan berlari selama 90 menit. Dia berlari lebih sering ketimbang pemain lain yang pernah bermain dengan saya, 13 kilometer per pertandingan tanpa masalah. Menurut saya, dia akan menjadi tambahan yang bagus untuk Juventus.”Kata Szczesny komnetrai Ramsey tepat untuk Juventus.

Bicara soal Henry

Sang kiper menghabiskan lima musim sebagai pemain utama di Arsenal, sebelum berangkat ke Italia dan menjalani masa pinjaman bersama AS Roma. Pada masa-masa di Emirates Stadium, Szczesny mendapatkan kesempatan bermain dengan sosok legendaris seperti Thierry Henry.

Kiper asal Polandia tersebut lalu menceritakan kesaksiannya soal kehebatan pencetak gol terbanyak Arsenal sepanjang masa tersebut. Untuk para pemain muda seperti dirinya, Henry adalah sosok yang menakutkan.

“Dia sangat menuntut, terutama kepada para pemain muda. Orang-orang selalu berkata bahwa mereka merasa takut padanya di sesi latihan. Saat anda gaga melakukan operan, dia akan marah dan memberitahu bahwa irinya tak senang dengan anda secara vokal. Dia orang hebat.”Kata Szczesnykomentarai sang legenda dan juga Ramsey tepat untuk Juventus.

Allegri Komentari Kekalahan Juventus Kontra Genoa

Allegri-Komentari-Kekalahan-Juventus-Kontra-Genoa--2

Pelatih Juventus, Massimo Allegri komentari kekalahan Juventus dan baginya kekalahan timnya atas Genoa . Justru berdampak positif karena itu akan membangunkan anak-anak asuhnya bahwa perburuan Scudetto belum berakhir. Juventus musim ini belum pernah tersentuh kekalahan di Serie A.

Akan tetapi Juventus musim ini belum pernah tersentuh kekalahan di Serie A. Tetapi rekor impresif itu terhenti pada giornata 28 di Luigi Ferraris. Mereka ditumbangkan oleh Genoa dengan skor 2-0. Gol-gol tuan rumah dicecatk oleh Stefani Sturaro dan Goran Pandev.

Allegri komentari kekalahan Juventus kontra Genoa

Allegri-Komentari-Kekalahan-Juventus-Kontra-Genoa--1

Karena Atletico

Sebelumnya, tengah pekan kemarin Juventus bermain di Liga Champions. Bianconeri bermain tempo tinggi saat menjamu Atletico Madrid. Alhasil, Juve bisa menang 3-0 berkat catatan hattrick Cristiano Ronaldo. Kemenangan itu membuat Si Nyonya Tua berhak lolos ke babak perempta final. Namun kemenangan itu, menurut Allegri, ada konsekuensinya. Anak-anak asuhnya jadi kurang fit saat menghadapi Genoa.

“Tak terhindirkan, upaya yang kami tunjukan melawan Atletico Madrid pada hari Selasa membebani kami. Kami menjalankan beberapa resiko di babak pertama, tetapi tampil lebih, lebih baik setelah istirahat. Setelah kami sepertinya telah memegang kendali, saat itulah kami kebobolan dan permainan berubah.” Massimo Allegri kepada media.

Terbangun

Namun Allegri juga menyebut kekalahan ini memiliki dampak positif pula. Kekalahan ini membuat anak-anak asuhnya terbangun dalam perburuan Scudetto. Maksudnya, mereka kini jadi tidak terlena lagi karena berada terlalu nyaman di puncak klasemen. Juve sekarang mengoleksi 75 poin dan unggul 18 poin dari Napoli yang ada di posisi kedua. Namun selisih itu bisa menipis menjadi 15 angka bila Partenopei menang atas Udinese pada giornata 28 ini.

“Anda tidak dapat memainkan setiap laga dengan kemampuan terbaik anda. Saya pikir, jika ada, kekalahan ini dapat membantu kami dan membangunkan kami. Kami mengira, kami sudah memenangkan Scudetto, tetapi bukan itu masalahnya. Kami membutuhkan lima kemenangan lagi dan sekarang harus berharap Napoli kehilangan beberapa poin,”Kata Massimo Allegri kepada media.

“Mustahil untuk memenangkan setiap pertandingan. Saya sudah mengatakan itu sejak awal. Jadi tidak perlu membuat drama dari kekalahan ini. Kami telah memainkan  28 pertandingan, menang 24 dan seri tiga kali. Jadi ini tidak terlalu buruk.”

Debut istimewa

Sturaro sebelumnya tidak bisa bermain bagi Sporting karena ia mengalami cedera tumit. Juga tidak bisa langsung main bagi Genoa karena cedera itu belum pulih. Ia baru melakoni debutnya di laga lawan Juventus. Ia masuk pada menit ke 70 menggantikan Darko Lazovic.

Pada menit ke 72, ia berhasil mencetak gol pertama Genoa. Pada akhirnya Bianconeri pun menang 2-0. Satu gol lagi dicetak oleh Goran Pandev. Allegri kemudian memuji debut istimewa pemain berusia 26 tahun tersebut.

“Saya benar-benar bahagia untuk Stefano, karena jika ada yang harus mencetak gol melawan kami, saya senang itu Sturaro. Ia pria yang baik dan sangat menderita. Tidak bisa bermain selama hampir setahun dengan cedera tendon itu. Jadi ia pantas mendapatkannya.”

Tampil jelek

Allegri kemudian memberikan penilaian terkait performa Juve. Ia mengakui bahwa timnya tampil dibawah standar alias tampil jelek di laga itu.

“Saya mengharapkan Juventus berbeda. Kami tidak menunjukan performa yang bagus. Kamu membuat beberapa kesalahan dan kemudian gol ini muncul entah dari mana. Sama seperti kekalahan Coppa Italia dari Atalanta. Kami memilih laga yang tepat untuk kalah, karena itu tepat sebelum jeda untuk tugas international.

Guardiola Kandidat Pelatih Juventus Gantikan Allegri

Guardiola-Kandidat-Pelatih-Juventus-Gantikan-Allegri-2

Sebuah kabar mengejutkan datang dari klub raksasa Italia Juventus. Kabarnya  Guardiola kandidat pelatih Juventus. Dimana hal tersebut untuk menggantikan Massimo Allegri di kursi kepelatihan Bianconeri untuk musim depan. Belakangan ini, Allegri kerap disebut-sebut akan meninggalkan Turin pada musim depan.

Salah satu alasannya diyakini karena mantan nahkoda AC Milan tersebut ingin mencari tantangan baru di klub besar Eropa lainnya. Namanya pun kerap dikaitkan dengan beberapa tim seperti Real Madrid dan Manchester United. Kebetulan, baik El Real dan United saat ini sedang diasuh oleh pelatih yang minim pengalaman serta prestasi.

Guardiola kandidat pelatih Juventus, ini ulasannya

Guardiola-Kandidat-Pelatih-Juventus-Gantikan-Allegri-1

Pep Guardiola merapat ke Juve

Allegri sendiri kerap dianggap tak cocok untuk membawa Juventus meraih gelar Liga Champions. Dan pada saat ini, sang juara bertahan Serie A tersebut terancam tersingkir setelah menuai kekalahan 2-0 pada leg pertama babak 16 besar.

Beberapa nama telah disebut dan Guardiola calon kandidat pelatih Juventus. Selain itu ada nama Zidane. Pria asal Perancis itu juga dikenal cukup akrab dengan gelar Liga Champions saat ia masih mengasuh Real Madrid dulu. Namun Guardiola lebih berpeluang lantaran terlihat di Turin beberapa waktu yang lalu.

Sarat Berprestasi

Guardiola kandidat pelatih Juventus dan merupakan salah satu pelatih yang memiliki segudang prestasi. Di setiap klub yang ia tukangi, mulai dari Barcelona, Bayern Munchen hingga Manchester City. Ia selalu mempersembahkan gelar bergengsi.

Pelatih asal Spanyol itu menarik perhatian pada musim lalu. Ia sukses membawa Manchester City jadi juara Premier League dengan torehan 100 poin. Unggul 19 poin dari rival sekotanya. Manchester United, yang menempati peringkat dua pada saat itu.

The Citizens pun, dibawah asuhannya sedang menjadi salah satu calon terkuat peraih gelar Premier League musim ini. Hingga sekarang, mereka sedang menempati pucuk klasemen dan unggul satu poin dari pesaingnya , Liverpool. Sehingga apabila Pep mampu membawa Manchester Biru, maka dirinya layak disebut sebagai pelatih tersukses. Karena hampir setiap klub yang dilatih mampu memberikan gelar juara yang benar-benar luar biasa.

Mauro Icardi Segera Gabung Juventus

Mauro-Icardi-Segera-Gabung-Juventus--1

Kabar mengenai kepergian Mauro Icardi segera gabung Juventus dari Inter Milan semakin marak dibicarakan belakangan ini. Belum lagi ditambah dengan tindak tanduk pemain asal Argetina tersebut di media sosial. Yang mengindikasikan bahwa dirinya makin dekat dengan Juventus.

Permasalahan Icardi dan Inter Milan terjadi pada pertengahan Februari kemarin, dimana jabatan kapten yang diembang olehanya dicabut oleh manajemen klub. Setelahnya, Nerazzurri mengumumkan nama sang kiper, Samir Handanovic sebagai penggantinya.

Perseteruan pun semakin memanas, dimana Icardi menolak panggilan pelatih, Luciano Spaletti untuk turut ikut bersama skuad dalam laga babak 32 besar Liga Europa melawan Rapid Vienna. Dan sejak saat itulah, ia tak lagi terlihat mengisi lini depan Nerazzurri.

Berikut informasi mengenai Icardi segera gabung Juventus

Mauro-Icardi-Segera-Gabung-Juventus--2

Aktivitas Icardi medsos

Dalam beberapa kesempatan, Icardi menunjukan kode-kode angkat kaki dari Giuseppe Meazza. Saat Inter berhadapan dengan Sampdoria di ajang Serie A beberapa waktu lalu, ia terlihat mengenakan topi berwarna hitam putih dan bertuliskan ‘kebebasan’.

Keretakan hubungan Icardi dengan Inter Milan pun semakin tampak pada unggahannya di Instagra,. Dalam sebuah pesan panajng yang ia tuliskan, pemain berumur 25 tahun tersebut menunjukan bahwa cintanya kepada Inter bertepuk sebelah tangan.

Kali ini, ia kembali menarik perhatian dengan aktivitasnya di Instagra,. Icardi kedapatan menyukai unggahan bek Juventus, Joao Cancelo. Unggahan tersebut berisikan ungkapan rasa senang Cancelo setelah Juventus sukses mengalahkan Napoli pada akhir pekan kemarin.

“Anda bisa melakukan banyak hal sendrian, tetapi bersama anda bisa melakukan semuanya. Kemenangan yang ebat, selamat untuk semuanya.”Kata Cancelo kepada media mengenai icardi segera gabung Juventus.

Sudah tercium sejak lama

Kabar mengenai kedekatan Icardi dengan Juventus juga sempat tercium beberapa waktu lalu. Lagi-lagi melalui tanduk di media sosial Instgram. Kapten Juventus, Giorgio Chielini terlihat ikuti akun media sosial Icardi. Aktivitas tersebut lalu menjdi bahan pemberitaan media-media terkemuka di Italia.

Hingga kini, ma depan Icardi di Inter Milan masih belum menentu. Pembicaraan kontrak yang mandek pun membuat beebarap klub besar Eropa dikabarkan sedang berbaris untuk menunggu kesempatan membajaknya dari Giuseppe Meazza. Itulah pemberitaan Icardi segera gabung Juventus.

Unik, Cristiano Ronaldo Menangkan Supercoppa

Unik,-Cristiano-Ronaldo-Menangkan-Supercoppa

Cristiano Ronaldo Menangkan Supercoppa bersama Juventus  di edisi musim 2018. Tentu saja bagi Ronaldo, ini merupakan gelar supercoppa ke empat yang diraih bersama klub yang berbeda. Juve menjadi juara Supercoppa Italian 2018 usai menang atas AC Milan.

Laga yang berlangsung di stadion King Abdullah, Arab Saudi tersebut pada Kamis dini hari,. Juventus berhasil meraih kemenangan dengan skor tips 1-0. Ronaldo lah yang menjadi aktor utama dalam kemenangan tersebut di menit ke 61 sang mega bintang berhasil mencatatkan namanya di papan skor. Gelar ini sendiri merupakan trofi pertama pemain asal Portugal tersebut untuk Juve sejak gabung di awal musim ini.

Berikut ulasan Cristiano Ronaldo Menangkan Supercoppa dari negara berbeda

Unik,-Cristiano-Ronaldo-Menangkan-Supercoppa-1

Empat Gelar SuperCoppa

Keberhasilan Cristiano Ronaldo menangkan SuperCoppa tentu saja membuatnya semakin melengkapi koleksi gelar juaranya. Ya, CR 7 kini tercatat sudah meraih empat gelar SupperCopa dengan empat klub yang berbeda dan di negara yang berbeda.

Gelar yang pertama diraihnya pada tahun 2002 silam. Kala itu dirinya masih bermain untuk Sporting Lisbon. Saat itu, Sporting menan dengan skor 5-1 atas Leixoes. Ronaldo masuk dalam skuad tetapi sayangnya sang pemain tidak bisa mencicipi laga bergengsi tersebut lantaran sang pelatih enggan memaikannya.

Selanjutnya, Ronaldo memenangkan Community Shield bersama Manchester United pada tahun 2007. Pada laga final, United mengalahkan Chelsea di babak adu penalti. Ronaldo bermain selama 90 menit penuh. Dan sejak itu namanya kian melambung tinggi.

Dua gelar SuperCoppa didapatkan berikutnya saat Ronaldo membela Real Madrid. masing-masing pada tahun 2012 dan juga 2017. Lawan yang dikalahkan Madrid pada dua kesempatan itu adalah Barcelona. Tentu saja dengan hasil itu membuat ketenaranya makin luar biasa di dunia sepakbola setelah Cristiano Ronaldo menangkan SuperCoppa.

Juventus Catat Rekor

Unik,-Cristiano-Ronaldo-Menangkan-Supercoppa-2

Dengan keberhasilan Cristiano Ronaldo menangkan SuperCoppa bersama Juventus di musim ini. Tentu saja semakin menegaskan bahwa Si Nyonya Tua merupakan sebagai klub yang perkasa di Italia. Sebab, mereka menjadi klub terbanyak dengan mengoleksi gelar juara SuperCoppa sepanjang sejarah.

Ditambah satu gelar yang baru saja diraih, Juve kini sudah mendapatka delapan gelar juara. Unggul satu gelar dari AC Milan. Dibawah koleksi gelar juve dan Milan, ada Iner Milan yang sudah meraih lima kali gelar juara SuperCoppa Italiana.

Prediksi Juventus vs AC Milan – 17 Januari 2019

Prediksi-Juventus-vs-AC-Milan---17-Januari-2019

Juventus vs AC Milan. Ya, keduanya akan saling berhadapa di ajang Super Coppa Italiana musim ini. Ini adalah bentrokan antara dua tim pemegang rekor gelar juara Super Coppa terbanyak. King Abdullah Sports City di Jeddah lah yang akan menjadi panggung untuk pertarungan kedua tim pada Kamis dini hari nanti.

Juventus dan AC Milan sama-sama telah menjuarai ajang ini sebanyak tujuh kali. Hal ini akan menjadi pertemuan ketiga Juventus dan Milan di ajang ini. Dua pertemuan sebelumnya selalu berlanjut hingga adu penalti. Juve mengalahkan Milan lewat adu penalti pada edisi 2003 silam di New Jersey. Kemudian Milan membalasnya di Qatar pada tahun 2016 lalu. Dimana dengan adu penalti juga.

Bernardeschi Yakin Juve Menang-Juventus vs AC Milan

Prediksi-Juventus-vs-AC-Milan---17-Januari-2019-2

Sebelum kick off  Juvebtus vs AC Milan para pemain dari kedua tim saling sesumbar bisa memberikan kemenangan dan trofi untuk timnya. Dimana salah satunya seperti salah satu pemain  muda Juventus, Bernardeschi. Ya, pemain ini yakin timnya bisa keluar sebagai juara di musim ini. Kepercayaan tersebut usai mereka terus meraih tren positif dan kini diperkuat mega bintang Cristiano Ronaldo.

“Super Coppa adalah ajang yang sangat penting. Kami berniat tampil baik dan membawa pulang trofi. Kondisi saya bagus, hanya perlu memulihkan sedikit energi. Laga nanti akan sulit. Karena Juventus adalah tim terbaik di Seri A saat ini. Namun dalam satu laga, kami bisa mengalahkan mereka.”Kata Bernardeschi kepada media.

Higuain Siap Beri Trofi Untuk AC Milan-Juventus vs AC Milan

Prediksi-Juventus-vs-AC-Milan---17-Januari-2019-2

Jelang duel panas melawan Juventus pada Kamis dini hari nanti. Pemain lini depan AC Milan, Gonzalo Higuain menyatakan bahwa dirinya siap memberikan kemenangan dan trofi untuk Milan. Hal ini tak lepas usai dirinya di sia-siakan sebelumnya.

Meski begitu pada pertandingan nanti tidak akan mudah untuk Milan. Karena Juve mempunyai skuad yang lebih baik. Ditambah lagi kini mereka tengah berada di papan atas klasemen. Sehingga Juventus vs AC Milan di prediksikan akan dimenangkan oleh Si Nyonya Tua.

Cristiano Ronaldo Cetak Gol, Donnarumma Malu

Cristiano-Ronaldo-Cetak-Gol,-Donnarumma-Malu-1

Laga antara AC Milan menghadapi Juventus pada akhir pekan kemarin merupakan kesempatan besar bagi Donnaruma. Pasalnya dirinya berjumpa dengan mega bintang Ronaldo. Namun dirinya salah tingkah lantaran Cristiano Ronaldo cetak gol ke gawangnya.

Sang kiper hanya bisa terdiam lantaran pemain yang diboyong Si Nonya Tua dari Real Madrid tersebut mencetak gol pada menit ke 81. Gol tersebut, ditambah gol Mario Mandzukic pada awal laga, mengunci kemenangan Juventus atas Rosoneri dengan skor meyakinkan 2-0.

Selain dua gol dari sang mega binta dan Mandzukic, laga tersebut juga diwarnai drama kartu merah penyerang AC Milan, Gonzalo Higauin. Hal itu solah menggambarkan rasa frustasinya lantaran gagal mencetak gol dari titik putih di babak pertama.

Cristiano Ronaldo cetak gol, Donnarumma berikan kesannya

Cristiano-Ronaldo-Cetak-Gol,-Donnarumma-Malu-1

Bagi seorang penjaga gawang, kebobolan tentu saja merupakan hal yang tidak menyenangkan. Apalagi Cristiano Ronaldo cetak gol. Tetapi perasaan kecewa Donnaruma kecewa bisa dilupakan begitu saha karena dirinya berkesempatan untuk berhadapan dengan Ronaldo.

“Sangat menyenangkan bisa bertemu dengan pemain kelas dunia seperti Ronaldo,”Kata Gianluigi Donnaruma kepada media.

“Pasalnya saya selalu menghadapinya dalam pertandingan di Playstation dan kali ini sesungguhnya saya bisa berjumpanya langsung di sebuah laga bergengsi.

“Saya tidak berbicara dengannya usai pertandingan kemarin, karena saya merasa sangat malu.”

Cristiano Ronaldo cetak gol ke gawang AC Milan merupakan gol ke 8 di Seri A.

Ketika sang mega bintang di datangkan Juventus pada awal musim, banyak kalangan yakin dirinya bisa bersinar dan mampu membawa Juve meraih gelar bergensi seperti Liga Champions pada musim ini. Namun penampilanya di awal justru mendapatkan krtikan tajam.

Krtikan yang mengara kepada punggawa tim nasional Portugal tersebut. Pasalnya dirinya belum juga dapat mencetak gol dan hal ini membuatnya sempat diragukan bisa memberikan dampak yang lebuh untuk klub asal kota Turin tersebut.

Namun usai Cristiano Ronaldo cetak gol pertamanya ke gawang Sassoulo mendapatkan pujian yang luar biasa dan ketika itu keran golnya terus bertambah hingga ke giornata ke 12. Bahkan dirinya disebut-sebut bisa sebagai top skor.